BERITA

Detail Berita

Wujudkan Generasi Sadar Budaya, Museum Daerah Tulungagung Berikan Sosialisasi di SMPN 1 Sumbergempol

Selasa, 21 Juli 2026 12:23 WIB
21 |   -

Sumbergempol – Upaya menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya lokal sejak dini terus dilakukan oleh Museum Daerah Tulungagung. Melalui program “Museum Daerah Tulungagung Goes to School” bertema Discover Heritage, Inspire Tomorrow, Museum Daerah Tulungagung bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan sosialisasi di Laboratorium IPA SMPN 1 Sumbergempol pada Selasa (21/7/2026) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan yang diikuti oleh para siswa SMPN 1 Sumbergempol tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya museum sebagai pusat pembelajaran sejarah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya daerah.

Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala SMPN 1 Sumbergempol, Nur Kholifah, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh siswa untuk memanfaatkan museum sebagai sumber belajar yang menyimpan jejak perjalanan peradaban masyarakat Tulungagung. Beliau menegaskan bahwa museum bukan sekadar tempat menyimpan benda-benda bersejarah, melainkan ruang belajar yang menyimpan perjalanan peradaban manusia. Ia berharap para siswa mengenal sejarah dan budaya Tulungagung melalui kunjungan maupun pembelajaran yang berkaitan dengan Museum Daerah Tulungagung.

Baca juga: "SMPN 1 Sumbergempol Selenggarakan Workshop Penerapan Pembelajaran Mendalam dan Pemanfaatan Notebook LM"

“Museum itu merupakan warisan sejarah, tempat belajar, saksi bisu tentang perjalanan peradaban manusia. Alangkah baiknya dan seharusnya kalian mengenal peradaban Tulungagung melalui Museum Tulungagung,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi menarik yang disampaikan oleh narasumber Dwiki Andaru Kresna, S.Hum., Drs. Haryadi, dan Heru Mudjiono, S.Pd., M.M. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan Museum Daerah Tulungagung, ragam koleksi museum, cagar budaya Tulungagung, hingga berbagai warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Tulungagung.

Para pemateri juga mengenalkan berbagai koleksi bersejarah yang tersimpan di museum, seperti peninggalan masa prasejarah, Hindu-Buddha, Islam, hingga koleksi etnografi yang menjadi bukti kekayaan sejarah dan budaya daerah. Melalui penyampaian yang interaktif, siswa diajak memahami bahwa museum bukan hanya tempat menyimpan benda kuno, tetapi juga pusat edukasi yang relevan dengan kehidupan masa kini.

Salah satu pemateri, Heru Mudjiono, S.Pd., M.M., yang juga merupakan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Tulungagung, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya di era digital. Menurutnya, pemanfaatan literasi dan kreativitas digital dapat menjadi sarana efektif untuk menghadirkan museum sebagai ruang publik yang lebih menarik, relevan, dan edukatif bagi masyarakat luas.

“Generasi muda berperan sebagai agen perubahan dan pelestari yang menjembatani masa lalu dengan masa depan. Melalui literasi dan kreativitas digital, generasi muda dapat merubah citra museum menjadi ruang publik yang menarik, relevan dan edukatif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: "MPLS 2026 Selesai, Plt. Kepala Sekolah: "MPLS, Awal Menuju Kesuksesan"

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para siswa aktif mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai sejarah Tulungagung dan keberadaan cagar budaya di lingkungan sekitar mereka. Hal ini menunjukkan tingginya minat peserta terhadap pembelajaran sejarah yang dikemas secara komunikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui program Museum Daerah Tulungagung Goes to School, Museum Daerah Tulungagung bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung berharap dapat memperluas literasi sejarah di kalangan pelajar sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya daerah. Sinergi antara sekolah dan museum ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memahami nilai-nilai sejarah, tetapi juga memiliki kepedulian untuk melestarikan warisan budaya sebagai bekal membangun masa depan.


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini