BERITA

Detail Berita

Semarak Kirab Pawai Ta’aruf SMPN 1 Sumbergempol, Peringati Hari Santri Nasional 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 08:49 WIB
47 |   -

TULUNGAGUNG – Semarak peringatan Hari Santri Nasional 2026 terasa di lingkungan SMPN 1 Sumbergempol melalui kegiatan Kirab Pawai Ta’aruf bertema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh civitas akademika SMPN 1 Sumbergempol dengan menyusuri rute Desa Sumberdadi hingga Jabalsari. Kirab tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap tradisi keislaman, memperkuat kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai perjuangan santri kepada generasi muda.

Kegiatan diawali dengan apel pemberangkatan yang dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 1 Sumbergempol, Nur Kholifah, M.Pd. Dalam suasana penuh semangat, para peserta bersiap mengikuti kirab dengan mengenakan busana serta menampilkan beragam kreativitas kostum dan pernak-pernik bernuansa Islami. Peserta berbaris sesuai kelas masing-masing sehingga membentuk barisan yang tertib dan mencerminkan kekompakan antarmurid.

Baca juga: "14 Atlet SMPN 1 Sumbergempol Antarkan Tim Putra-Putri Hockey Tulungagung U-18 Raih Perunggu"

Iring-iringan kirab semakin meriah dengan kehadiran mobil komando yang dilengkapi perangkat pengeras suara di barisan terdepan. Di belakangnya, masing-masing kelas menampilkan miniatur sound system yang memutar lantunan lagu-lagu selawat. Alunan selawat tersebut mengiringi perjalanan peserta sekaligus menghadirkan suasana religius dan semarak di sepanjang rute yang dilalui.

Kreativitas setiap kelas menjadi salah satu daya tarik kegiatan. Beragam kostum dan pernak-pernik yang ditampilkan menunjukkan antusiasme murid dalam menyambut Hari Santri Nasional. Tidak sekadar menjadi pawai, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi murid untuk belajar bekerja sama, berkreasi, menjaga ketertiban, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sekolah yang bernilai religius dan kebangsaan.

Kepala SMPN 1 Sumbergempol, Nur Kholifah, M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana menanamkan karakter positif kepada murid. Ia berharap semangat perjuangan para santri dapat menginspirasi peserta didik untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia, disiplin, cinta tanah air, serta memiliki semangat belajar dan berprestasi.

“Melalui Kirab Pawai Ta’aruf ini, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa semangat santri tidak hanya tercermin dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam sikap disiplin, kebersamaan, kepedulian, dan kecintaan terhadap bangsa. Kami berharap para murid tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berilmu, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” tutur Nur Kholifah.

Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Penetapan tanggal tersebut berkaitan dengan peristiwa bersejarah berupa seruan Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan tersebut mendorong umat Islam, khususnya kalangan santri dan ulama, untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman kembalinya kekuasaan kolonial. Semangat perjuangan itu menjadi salah satu bagian penting dari sejarah keterlibatan pesantren dan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Baca juga: "Dari Candi Sanggrahan hingga Museum Daerah, KTS SMPN 1 Sumbergempol Perkaya Wawasan Sejarah Murid"

Pemerintah Indonesia kemudian menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015. Peringatan ini menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi ulama, santri, dan pesantren dalam perjuangan kemerdekaan serta pembangunan Indonesia. Nilai perjuangan tersebut tetap relevan bagi generasi masa kini, bukan hanya melalui perjuangan fisik, melainkan juga melalui pendidikan, penguatan karakter, penguasaan ilmu pengetahuan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Kirab Pawai Ta’aruf Hari Santri Nasional 2026, SMPN 1 Sumbergempol berupaya menghadirkan pembelajaran kontekstual yang menghubungkan sejarah dengan pengalaman nyata murid. Kebersamaan dalam barisan, kreativitas setiap kelas, serta lantunan selawat menjadi bagian dari upaya mengenalkan tradisi keislaman sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini diharapkan dapat memperkuat karakter religius, nasionalisme, gotong royong, dan kreativitas peserta didik. Semangat Hari Santri Nasional pun diharapkan tidak hanya hidup dalam kirab dan peringatan tahunan, tetapi terus terwujud dalam perilaku sehari-hari, sehingga murid SMPN 1 Sumbergempol dapat tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia yang turut menguatkan negeri menuju Indonesia Emas. (DER)


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini